Selasa, 29 Oktober 2013

"18 JUTA SUARA SILUMAN di PEMILU 2009"



Twitter @MATANEWS

MENANGIS ANDA MEMBACA INI....!!

1. Tahun 2009 PD dan SBY bisa menang karena banyak faktor. Salah satunya adanya 18 juta suara pemilih palsu alias siluman.

2. 18 juta suara siluman itu masuk ke perhitungan suara melalui pengadaan 18 juta KTP palsu yg kemudian dimasukan nama2nya dalam DPT.

3. 18 juta suara palsu itu didistribusikan secara merata ke seluruh propinsi di Indonesia. Propinsi padat disisipi 1 juta pemilih palsu.

4. Propinsi padat itu seperti Jawa barat, Jawa Timur, Jawa Tengah. Sedangkan propinsi sedang seperti Sumut, DKI, Yogya, Bali, banten, 750 ribu.

5. Propinsi2 yg penduduknya tdk terlalu padat, disisipi 300-500 ribu suara palsu dari NIK dan indentitas KTP palsu yg dibuat oknum pemerintah.

6. Di DKI contohnya ditemukan 50.000 pemilih palsu hasil sisiran sebuah partai politik yg punya staf ahli IT KPU.

7. Modus pemalsuan KTP yg jadi database pemilih palsu itu adalah dgn mengganti ujung NIK (nomor induk kependudukan) KTP asli.

8. Misalkan NIK : 09.5306.010170.0010 diganti ujungnya menjadi 0011, 0012, dst sampai 0999. Namanya tetap sama.

9. Agar tidak ketahuan, mendagri saat itu Mardiyanto ditugaskan mengamankan dibantu dgn timses khusus dan KPU.

10. Tanpa pengecekan secara silang antar DPT TPS melalui sistem IT, maka kecurangan ini tdk akan diketahui. Karena KTP Palsu tsb tersebar di TPS.


11. Pengecekan hanya melalui dokumen rekap hasil suara C-1 atau D-4 tak akan bisa membuktikan telah terjadinya mark up DPT dan hasil suara.

12. Selain modus utama dgn rekayasa / ubah NIK pada satu KTP asli yg lahirkan ratusan KTP dan pemilih palsu, juga rekayasa nama dan alamat.

13. Sehingga mustahil bisa ditemukan bukti utk seluruh /total pemilih palsu yg sdh disisipkan di DPT dan hasil rekapitulasi suara.

14. Pada pemilu 2009, semua pihak yg terlibat dlm tabulasi suara nasional pasti ingat peristiwa jebol atau hang nya IT KPU Pusat. Itu disengaja.

15. Kapasitas IT KPU 2009 awalnya sengaja diperkecil agar ketika masuk suara nasional dlm jumlah agak besar secara bersamaan, IT otomatis hang.

16. Ketika IT KPU hang/jebol (kalau tdk salah saat masuk suara dari sulsel), saat itulah oknum2 mengutak atik IT KPU dan input data palsu.

17. Itu sebabnya suara PD bisa naik drastis 300% dari hanya 7% menjadi 21%. Modus sama ketika SBY bisa raih 63 juta suara dlm pilpres.

18. Hanya sedikit sekali pihak yg mampu sisir suara palsu jika digunakan penyisiran manual. Bisa botak kepala dan nanar tuh mata hehe.

19. Beda jika penyisiran suara palsu dilakukan dgn cross check (periksa silang) dgn tampilkan hasil perhitungan suara antar TPS dan DPT antarTPS.

20. Dgn penyisiran metode kombinasi by name by NIK antar TPS akan ketahuan bhw pada TPS yg berbeda ditemukan pemilih yg sama.

21. Namun, pihak luar tidak bisa lakukan penyisiran hasil suara di TPS2 yg berbeda krn pada 2009, IT KPU menutup akses utk bisa lihat hasil TPS.

22. Padahal pada pemilu 2004, KPU meyediakan akses pada IT KPU utk bisa akses sampai pada hasil perhitungan suara di TPS. Kenapa 2009 beda?.

23. Aneh bin nyata bhw IT KPU 2009 membatasi akses publik hanya sampai hasil perhitungan suara kabupaten / kota saja. Why why why oh delila ..

24. Nah, siapa anggota KPU 2009 yg paling bertanggungjawab thdp penetapan pembatasan akses publik hny sampai hasil suara di Kab /kota saja?

25. Siapa anggota KPU yg kolusi dgn oknum penguasa dan partai PD saat itu ? Silahkan cari, seret dan gantung mereka sampai mati ..pengkhianat !

26. Oknum KPU itu adalah pengkhianat demokrasi yg memungkinkan suara siluman masuk dan menghasilkan partai dan presiden pemenang siluman.

27. Jadi kalau bangsa dan negara saat ini hancur ya wajar saja. Wong partai dan presiden pemenangnya adalah siluman. Menang dari suara siluman.

28. Bagaimana cara pengamanannya yg lain? Paling utama adalah dgn membentu opini dan persepsi publik. 1) iklan besar2an hasil survey bayaran.

29. Hasil survey bayaran itu selalu sebutkan bhw partai ini akan menang 17-22%. Berita ini terus dimuat di media2 berulang2 kali, terus menerus.

30. Demikian juga utk hasil pilpresnya..selalu disebutkan cukup satu putaran dgn prediksi hasil pilpres 60-67%. Ditanamkan ke kepala rakyat.

31. Opini dibentuk, persepsi publik dibentuk. Ditanamkan di alam bawah sadar rakyat dan elit tanpa mereka /kita sadari.

32. Sehingga ketika hasil pemilu/pilpres yang telah direkayasa itu ditampilkan ke publik, alam bawah sadar kita sdh dapat menerimanya. Klop !

33. Untuk memastikan hasil pemilu/pilpres 2009 sesuai dgn skenario, strategi2 tadi juga diperkuat dgn money politics.

34. Pasukan khusus penyebar soekarno - hatta (Rp. 100.000) pun turun ke daerah. Jawa barat, jawa tengah, jawa timur kebagian min. 500 milliar.

35. Untuk Sulawesi sedikitnya 50 miliar / propinsi dikucurkan. Uangnya dibawa naik pesawat hercules. Serangan fajar dilakukan.

36. Di Aceh jgn ditanya lagi. Dgn bantuan partai lokal, kombinasi uang, rekayasa IT, teror menjadi formula sukses besar sampai 70% suara.

37. Nanti akan kami bahas lebih detail modus2 kecurangan pemilu/pilpres 2009 lalu. 18 juta suara palsu, money politics dan bajak IT KPU.

38. Bgmn dgn pemilu 2014 yad ? Modusnya pasti lebih canggih dan lebih memastikan kemenangan bagi penguasa dan partai penguasa.

39. Dengan 100 juta EKTP palsu, dgn KTP lama yg tdk dimusnahkan dan NIK /namanya bisa disisipkan di DPT, dgn rekayasa IT KPU dan kolusi dgn KPU.

40. Siapa terduga otak pelaku kolusi KPU dgn penguasa? Sebut saja HGN yg sdh dikenal sbg agen antek asing, pelaksana AWS di RI. Waspadalah.

41. Antisipasilah kecurangan melalui manipulasi pada tabulasi suara nasional, mark up DPT, penyalahgunaan form DPT khusus, C1, D4 dst..

42. Antisipasi siapa yg menjadi ahli IT KPU, siapa saja yg bisa mengakses IT KPU tsb. Dan ingat ada pertemuan agen mossad dan oknum penguasa.

43. Pertemuan agen mossad & oknum penguasa di Spore ini terjadi pada awal tahun ini dan sdh dikonfirnasi kebenarannya oleh beberapa elit partai.

44. Salah satu hasil rapat rahasia tsb adalah mossad memastikan kemenangan utk partai dan capres tertentu. Bgmn caranya? Diduga via IT KPU.

45. Indikasi kuat atau bukti nyata telah terjadinya manipulasi suara pemilu/pilpres itu mudah dilihat. Perhatikan sj tingkat partisipasi pemilu.

46. Jika partisipasi pilkada2 hanya sekitar 45-60%, maka partisipasi pemilu/pilpres mendadak bisa 87-93%. Apa artinya ?

47. Tingkat partisipasi pemilu/pilpres yg melonjak naik drastis itu bukan karena hampir seluruh rakyat ikut memilih.

48. Tingkat partisipasi pilkada rendah bukan karena banyak golput. Bukan. Tingkat partisipasi pilkada adalah refleksi riel jumlah pemilih.

49. Asumsikan saja golput pada pilkada 10-15%, maka jika tingkat partisipasi pemilu/pilpres seharusnya hny 55-75%. Ada selisih 20-30% suara.

50. Margin 20-30% suara inilah yg sebenarnya adalah suara siluman dari pemilih siluman yg disisipkan di DPT dan jadi suara tambahan.

51. Jika pemilih RI tercatat 170 juta maka akan ada 34-51 juta suara palsu yg siap utk didistribusikan ke partai (partai2) dan capres tertentu.

52. Salah satu modus kecurangan pemilu/pilpres 2014 boleh jadi adalah dgn dibuatnya kerjasama KPU - Lemsaneg RI. Waspadalah.

53. Para elit sesungguhnya sudah paham apa itu lemsaneg RI dan siapa yg menjadi kepala lemsaneg saat ini hehehe.

54. Nah, kembali ke pidato presiden SBY eh ketum PD. Beliau yakin PD akan kembali menang besar dan capres PD akan terpilih kembali.

55. Kami sdh paham benar bgmn kehebatan SBY dlm menyusun dan menjalankan strategi politiknya. Luar biasa. Komprehensif, terukur, terjamin hehe.

56. Strategi SBY terbukti mampu kooptasi KPK, perlemah kejaksaan dan polri, hancurkan MK utk dikendalikan, kriminalisasi somebody dst dst.

57. Strategi SBY terbukti berhasil kecohkan siapa Bunda Putri, hancurkan PKS, menyusul golkar, PDIP, PPP, Gerindra dan Hanura..wait n see.

58. Strategi SBY berhasil jebloskan Rudi Rubiandini, selamatkan Ibas, ani dan kroni2 cikeas /istana dari jeratan delik suap dan korupsi.

59. Strategi SBY luar biasa, namun mudah terbaca oleh kami, para ronin penjaga negeri ini … we knew what you did last summer hehe.

60. And the most important thing is …we know what you will do next season hehehe … we ‘ll pay full attention for this time ..keep our promise.

61. Ok. Cukup sekian dulu…mari kobarkan semangat revolusi. Sesungguhnya perjuangan kita lebih berat karena musuh kita adalah bangsa kita sendiri



(Penegakan Hukum Korupsi Butuh Peran Masyarakat)
http://matanews.com/2013/10/29/penegakan-hukum-korupsi-butuh-peran-masyarakat/
 — bersama Arriro Juventini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar