JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-5 Republik IndSoekarnoputri, istri Taufiq Kiemas, tiba di Bandara Halim
Perdanakusuma, Jakarta Timur, bersama pesawat yang membawa peti jenazah
suaminya. Taufiq meninggal dunia setelah menjalani perawatan di sebuah
rumah sakit di Singapura, Sabtu (8/6/2013) malam. Di bandara, Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, dan para pejabat
serta politisi telah menunggu kedatangan jenazah.
Megawati, yang
tampak mengenakan baju hitam dan berkerudung putih, masih terlihat
sesekali menyeka air matanya. Ia bersama rombongan keluarga langsung
menuju Skuadron 17 Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Jenazah
Taufiq akan disemayamkan dan dishalatkan oleh para pelayat yang hadir.
Mega
pun menempati tempat duduk yang telah disediakan. SBY sempat menyalami
Megawati, diikuti Boediono. Namun, keduanya tak duduk berdampingan.
Boediono duduk di antara Megawati dan Presiden SBY. Tak ada perbincangan
antara Mega dan SBY. Namun, Mega sempat berbincang dengan Boediono.
Rencananya,
Presiden SBY akan memimpin prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan
Kalibata, Jakarta Selatan. Hubungan kedua pemimpin ini memang
berlangsung dingin dalam sepuluh tahun terakhir. Taufiq, dalam beberapa
kesempatan juga menggelar acara di MPR yang mempertemukan keduanya.
Namun, tak terlihat hubungan yang cair antara Mega dan SBY.
Taufiq
wafat, Sabtu (8/6/2013) malam, di Singapura, karena penyakit
komplikasi yang selama ini dideritanya. Ia menjalani perawatan di
rumah sakit di Singapura sejak Senin (3/6/2013).
Taufiq
menjalani perawatan setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono
meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di
Ende, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (1/6/2013).
Ia
meninggal dunia pada usia ke-70 tahun. Taufiq meninggalkan seorang istri
Dyah Permata Megawati Setyawati atau Megawati Soekarnoputri dan
tiga anak yakni Mohammad Rizki Pratama, Mohamad Prananda Prabowo,
dan Puan Maharani Nakshatra Kusyala.
Megawati, yang
tampak mengenakan baju hitam dan berkerudung putih, masih terlihat
sesekali menyeka air matanya. Ia bersama rombongan keluarga langsung
menuju Skuadron 17 Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Jenazah
Taufiq akan disemayamkan dan dishalatkan oleh para pelayat yang hadir.
Mega
pun menempati tempat duduk yang telah disediakan. SBY sempat menyalami
Megawati, diikuti Boediono. Namun, keduanya tak duduk berdampingan.
Boediono duduk di antara Megawati dan Presiden SBY. Tak ada perbincangan
antara Mega dan SBY. Namun, Mega sempat berbincang dengan Boediono.
Rencananya,
Presiden SBY akan memimpin prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan
Kalibata, Jakarta Selatan. Hubungan kedua pemimpin ini memang
berlangsung dingin dalam sepuluh tahun terakhir. Taufiq, dalam beberapa
kesempatan juga menggelar acara di MPR yang mempertemukan keduanya.
Namun, tak terlihat hubungan yang cair antara Mega dan SBY.
Taufiq
wafat, Sabtu (8/6/2013) malam, di Singapura, karena penyakit
komplikasi yang selama ini dideritanya. Ia menjalani perawatan di
rumah sakit di Singapura sejak Senin (3/6/2013).
Taufiq
menjalani perawatan setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono
meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di
Ende, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (1/6/2013).
Ia
meninggal dunia pada usia ke-70 tahun. Taufiq meninggalkan seorang istri
Dyah Permata Megawati Setyawati atau Megawati Soekarnoputri dan
tiga anak yakni Mohammad Rizki Pratama, Mohamad Prananda Prabowo,
dan Puan Maharani Nakshatra Kusyala.