Sabtu, 31 Desember 2011

Marsinggo - Ini Dia Sang Penerus Warren Buffet

Orang terkaya ketiga dunia, Warren Buffet sudah menunjuk pewarisnya. Jika nantinya Buffet meninggal dunia, ia ingin anaknya yang kini menjadi petani mewarisi kerajaan bisnisnya, Berkshire Hathaway.
Dalam wawancara di program ’60 Minutes’ yang ditayangkan Minggu (11/12/2011), Buffet mengumumkan dia telah memilih putra tertuanya, Howard W. Buffet sebagai pewarisnya.
Namun anak tertua Buffet yang bisa dipanggil ‘Howie’ ini hanya akan ditugaskan menjadi ‘penjaga’ dari nilai-nilai perusahaan ketimbang sebagai CEO, sepanjang dewan perusahaan menyetujui. Saat Buffet meninggal, Howard yang kini berusia 56 tahun akan menjadi ‘non-executive chairman’, sebuah posisi yang tidak digaji.
Howie tidak akan memberikan strateginya langsung pada perusahaan investasi bernilai miliaran dolar AS itu. Ia akan tetap menjalankan pekerjaannya sebagai petani jagung dan kedelai.
“Anda khawatir seseorang akan bertanggung jawab di Berkshire yang akan menggunakannya sebagai ‘kotak pasirnya’ sendiri dalam beberapa cara,” jelas Buffet dalam wawancara yang dipandu Leslie Stahl itu seperti dikutip dari Forbes, Senin (12/12/2011).
“Itu mengubah jalan dari keputusan yang dibuat sebagai referensi pemegang saham. Kemungkinan hal itu terjadi sangat, sangat, sangat rendah, tapi memiliki Howie disana menambah satu lapisan ekstra pelindung,” tambahnya.
Terkait penunjukannya itu, Howie mengatakan dirinya berpikir dia akan dipanggil untuk mengambil alih dalam waktu dekat. “Dia tidak akan pergi sampai dia dikubur,” ujar Howie tentang ayahnya yang masih sangat sehat di usianya ke-81 itu.
Howie saat ini tercatat mengelola ladang jagung dan kedelai di Illinois dan juga menjadi Dewan Direksi di Berkshire, Coca-Cola dan perusahaan peralatan pertanian Lindsay. Ia juga bekerja sebagai duta World Food Program. Howie mengaku tidak masalah dengan rencana ayahnya tersebut.
“Selama saya masih bisa mengelola pertanian, saya oke,” ujarnya kepada CBS.
Asisten Warren Buffer, Debbie Bosanek mengatakan, sebagai non-executive chairman, Howie Buffet akan mengambil alih sekitar sepertiga dari peran ayahnya di Berkshire Hathaway.
“Peranan kunci adalah CEO dan itu akan diputuskan oleh Dewan Direksi,” jelas Debbie.
Warren Buffet, pria berusia 81 tahun saat ini berada di peringkat ke-2 dalam daftar orang terkaya AS versi majalah Forbes. Namun untuk ukuran dunia, Buffet yang kekayaannya mencapai US$ 524,946 miliar itu berada di peringkat ke-3. Buffet juga berada di jajaran 20 orang paling berpengaruh di dunia.

Marsinggo - Merapat ke Partai Golkar

PetaPolitik.Com – Geger peristiwa pembantaian petani di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung tidak lepas dari peran mayjend (purn) Saurip Kadi.
Pensiunan jenderal kelahiran Brebes Jawa Tengah inilah yang berinisiatf membawa para petani yang bersengketa lahan dengan PT Silva Inhutani menemui anggota DPR terutama Komisi III untuk mengadukan nasibnya.
Dalam pertemuan itu Komisi III DPR dipimpin oleh Bambang Soesatyo politisi dari Partai Golkar yang juga merupakan orang kepercayaan Aburizal Bakrie. Selama pertemuan itu dibeberkan rekaman video yang kemudian membuat geger masyarakat luas. Tanpa membuang waktu, DPR membentuk tim investigasi untuk mencari tahu akar persoalan dan peristiwa yang sesungguhnya terjadi. Di sisi lain, pemerintah pun bergerak cepat dengan membentuk tim pencari fakta yang dipimpin Denny Indrayana (Wakil Menteri Hukum dan HAM).
Sepintas seperti memang itulah yang seharusnya dilakukan DPR maupun pemerintah dalam merespon beragam kejadian yang menimpa masyarakat. Tapi bila disimak secara cermat, polah DPR atau pun tindakan pemerintah dalam peristiwa pembantaian petani di Lampung itu terasa kental aroma politiknya.
Merunut kebelakang beberapa bulan lalu tepat pada 7 April 2011 ada sekolompok orang yang menamakan dirinya Dewan Penyelamat Negara menemui Aburizal Bakrie di Wisma Bakrie, Kuningan, Jakarta. Dalam pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai Golkar itu ternyata ada juga mayjend (purn) Saurip Kadi sebagai salah satu anggota Dewan Penyelamat Negara. Anggota Dewan penyelemat Negara lainnya yang turut ikut antara lain Effendi Choirie, Laode Ida, dan Hatta Taliwang.
Dewan Penyelamat Negara dideklarasikan pada 10 Februari 2011 lalu yang bertujuan untuk untuk menyelamatkan Indonesia yang dalam kondisi memprihatinkan. Banyak tokoh terutama yang berseberangan dengan pemerintah masuk menjadi anggotanya. Ditenggarai mayjend (purn) Saurip Kadi memegang peranan penting dalam pembentukan dewan ini.
Tidak tanggung-tanggung, mantan Asisten Teritorial Kepala Staf TNI-AD itu yang menggerakkan beberapa anggota DPR dan DPD untuk mendukung keberadaan Dewan Penyelamat Negara. Dalam beberapa kali pertemuan internal Dewan Penyelamat Negara di DPR itulah mayjend (purn) Saurip Kadi terlihat aktif menjadi narasumber sekaligus jurubicara.
Mayjend (purn) Saurip Kadi merupakan lulusan akademi militer (akmil) angkatan 1973. Seangkatan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, almarhum Agus Wirahadikusuma dan Prabowo Subianto. Bila banyak alumni akmil angkatan 1973 yang menginduk ke Susilo Bambang Yudhoyono atau Prabowo Subianto maka tidak demikian dengan Saurip Kadi. Sosok tentara yang berlatarbelakang dari korps perhubungan ini malah dekat dengan almarhum Agus Wirahadikusuma.
Itulah sebabnya sepak terjang mayjend (purn) Saurip Kadi terlihat lebih sering menyerang pemerintahan di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam posisi inilah banyak pihak yang mengambil poisisi berseberangan dengan pemerintah kerap memanfaatkan jaringan dan kemampuan politik Saurip Kadi.
Belum lama ini, Aburizal Bakrie yang bersiap akan maju sebagai calon presiden dari Partai Golkar telah mengumpulkan sejumlah purnawirawan jenderal untuk masuk sebagai tim suksesnya. Dalam tim sukses ini terdapat beberapa nama beken seperti Jendral (Purn) Subagyo Hadisiswoyo, Jenderal (Purn) Fahrul Razi, Letjend (purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Letjend (Purn) Johny Lumintang, dan Letjend (Purn) Soemardi. Dikabarkan mayjend (purn) Saurip Kadi pun masuk dalam tim suksesnya Aburizal Bakrie.
Jadi bila ada seorang purnwiran jenderal yang tidak pernah tugas di Lampung tiba-tiba punya akses dan jaringan di daerah itu tentunya menjadi pertanyaan tersendiri siapa yang memback-upnya. Apalagi dengan mengajak sekelompok petani bisa langsung bertemu dengan Komisi III DPR dimana dalam pertemuan itu dipimpin seorang politisi dari Partai Golkar. Karena selama ini banyak politisi senayan yang sengaja menghindar bila diajak beraudiensi dengan para petani.
Tengok saja aksi ribuan petani yang memperjuangkan nasibnya di DPR ternyata tidak pernah diajak bicara oleh anggota dewan terhormat. Para petani itu malah dibiarkan keleleran di depan gedung wakil rakyat. Lebih sedih lagi, hanya untuk numpang buang air kecil saja para petani itu ditolak masuk oleh aparat keamanan. (Leo)

Marsinggo - Khofifah Salah Satu Kandidat Wapres Ical

PetaPolitik.Com – Partai Golkar mulai menjaring figur atau tokoh-tokoh yang dianggap pantas menjadi bakal calon Wakil Presiden pada Pilpres 2014 mendatang.
salah satu nama yang menjadi bakal calon Wapres Aburizal Bakrie adalah Ketua Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.
Mantan menteri pada Kabinet Presiden Gus Dur ini memang tak asing bagi Golkar karena selama ini nama Khofifah memang disebut-sebut berkantor di gedung Bakrie dan bagian dari tim memenangkan Ical sebagai presiden pada pemilu mendatang.
“Golkar sedang mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk meraih target suara yang diharapkan,” kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Nurul Arifin, Jumat (30/12).
“Hitung-hitungan soal Capres-Cawapres melibatkan banyak kandidat. Khofifah salah satunya,” lanjut anggota DPR RI ini.
Menurut Nurul memasukkan nama Khofifah karena tokoh NU itu merupakan salah satu tokoh yang dekat dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
“Hubungan Pak Ical secara pribadi pun sangat baik dengan Khofifah,” kata Nurul.
Selain itu Anggota Komisi II DPR ini juga menambahkan bahwa selain nama Khofifah, ada beberapa tokoh lain yang tengah dibidik dengan kriteria memiliki ketokohan, berakar di grass root, track recordnya bersih, dan independen sebagai individu.
Namun Nurul masih enggan menyebut nama-nama tokoh lain yang masuk sebagai kandidat pendamping Ical di Pilpres 2014 mendatang.[Sak]

Selasa, 27 Desember 2011

A 'war zone' emerges during Yemen protest



By Salma Abdelaziz and Mohammed Jamjoom, CNN
December 24, 2011 -- Updated 2106 GMT (0506 HKT)
(CNN) -- At least 10 people died when security forces in Yemen's capital assaulted thousands of marchers with gunfire, water cannons, and tear gas Saturday, eyewitnesses and activists said.
"Everyone here is screaming, blood and tear gas (are) everywhere," protester Murad Merali told CNN. "Saleh's forces are shooting with snipers. They are blocking streets and attacking women, tearing their hijabs. It's a war zone out here, smoke is everywhere. Soldiers also have batons."
Vice President Abdu Rabu Hadi called on security forces to evacuate the area of the protests and not harm the marchers in any way, a senior official in the vice president's office told CNN.
But Mohammed al-Qubati, a medic in Sanaa's Change Square, said 10 people died and dozens were injured.
The marchers hailed from the southern city of Taiz.
They walked 155 miles, or 250 kilometers, to the capital over four days in what was billed as a Life March.

Yemeni revolutionary wins Nobel Prize
They highlighted their dissatisfaction with the part of a power-transfer agreement that gives departing President Ali Abdullah Saleh immunity from trial.
The protesters demanded an immediate transfer to democracy, no compromise with Saleh, and trials for all people responsible for violence against peaceful demonstrators over the last year.
Yemen has been wracked with protests throughout the year, with demonstrators demanding the departure of Saleh and calling for democracy. Opposition to Saleh's rule led to the presidential power-transfer agreement. Under the deal, signed in November and brokered by the six-nation Gulf Cooperation Council, Saleh has agreed to transfer power into the hands of a coalition government.
Ali Hashem, a marcher, told CNN that people were shot in the head and he blamed ruling family forces for targeting "unarmed youth activists."
"We will continue marching and bullets will not scare us away," he said.
Ala'a Jarban, an activist in Sanaa, said the marchers came under attack because they were on a road that led to the Presidential Palace.
"There are a lot of security forces out. Security forces were afraid the marchers would get too close to the Presidential Palace and they started attacking them. They used tear gas," Jarban said.
Al-Qubati said the medics in Change Square don't have the capacity to treat all of the injured and hospitals are treating them. He said bullets were fired "directly" at peaceful protesters.
"The death toll will increase by nightfall," he said.
Prime Minister Mohammed Basindwa ordered the Interior Ministry and the Defense Ministry to launch an investigation into the clashes, according to a Yemeni government official who is not authorized to speak to the media.
The Life March is designed to demonstrate "the will of Yemeni youth who aspire for freedom and building a civil state. It is a true manifestation of the peacefulness of the uprising and the nobility of its goals," the group said in a statement on its website.
The marchers stopped in various cites for rallies and celebrations during their four-day walk.
"This is really bad because the Life March has been through different cities for the past four days. Everybody knows it's peaceful. They weren't attacked before. And now they arrive in Sanaa and are attacked," Jarban said.
Saleh, while unpopular with many Yemenis, has been an ally of the United States in the war against terrorists, particularly al Qaeda in the Arabian Peninsula.
Yemeni air forces attacked killed five people Friday in attacks on AQAP positions in Abyan province, security officials said.
The officials confirmed that U.S. drones were involved in attacks over a 48-hour period targeting Nasser al-Wahayishi, a senior AQAP leader. Al-Wahayishi's house was hit by a drone and his brother was killed, the officials said.

Anti-Putin protests draw thousands


Senin, 26 Desember 2011

Marsinggo - Warga Bima di Jakarta Tuntut Kapolri Mundur


Senin, 26 Desember 2011 17:10 WIB



Metrotvnews.com, Jakarta: Aksi unjuk rasa warga asal Sape Lambe, Bima, di Jakarta yang menuntut dicopotnya jabatan Kapolri, Timur Pradopo, Kapolda Nusa Tenggara Barat, Brigadir Jenderal Arif Wachyunadi dan Kapolres Bima, AKBP Kumbul,  Senin (26/12), berlangsung ricuh. Massa yang sempat memblokade jalan di Bundaran Hotel Indonesia nyaris terlibat bentrok dengan polisi.

Kericuhan antara pengunjuk rasa dengan polisi dipicu oleh aksi pembakaran atribut demo yang akan dilakukan sejumlah pengunjuk rasa. Polisi yang mencoba merampas atribut malah mendapat reaksi perlawanan dari massa. Akibatnya, terjadi aksi saling tarik atribut dan nyaris bentrok.

Aksi yang dilakukan Forum Komunikasi Masyarakat Sape Lambe ini dilakukan menyusul pecahnya insiden Pelabuhan Sape, Bima, NTB, yang menyebabkan empat orang tewas tertembak dan belasan lainnya terluka.

Selain di Bundaran HI, tuntutan mundur kepada Kapolri juga dilakukan di depan Mabes Polri, Jakarta. Sempat terjadi keributan kecil antara massa pengunjuk rasa dengan polisi saat massa hendak menghalangi kendaraan yang melalui Jalan Trunojoyo Raya. Namun, aparat gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya berhasil menertibkannya. (*)

Marsinggo - Bentrok Bima, Polisi Klaim Sudah Sesuai Prosedur


Dompu, FaktaPos.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menegaskan tindakan polisi dalam membubarkan paksa warga yang memblokir pelabuhan penyebrangan Sape di kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, telah memenuhi prosedur.
"Tugas polisi itu melindungi, mengayomi, melayani dan penegakan hukum. Penegakkan hukum yang terjadi Sabtu lalu itu sudah melalui mekanisme prosedur tetap pengendalian stabilitas Kamtibmas," kata Kepala Polda NTB Brigjen Arief Wahyunadi, Senin (26/12).
Selama dua hari ini, Arief berkantor di Kabupaten Bima untuk memastikan keamanan Kabupaten Bima, terutama Kecamatan Sape dan akses pelabuhan penyebrangan Sape menuju Provinis NTT.
Ia mengatakan, sebelum terjadi insiden berdarah itu, polisi sejak dua hari sebelum bentrokan terjadi, telah melakukan pendekatan yang menggunakan pola humanis.
Bahkan, beberapa kali polisi meminta warga untuk membubarkan diri dengan tertib. Pendekatan dengan cara dialogis dan humanis itu, selalu mengalami kebuntuhan.
"Kita sudah ajak warga untuk membuka blokir itu, namun warga tetap bersikeras tidak mau membukanya. Dengan alasan penegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat, tindakan itu kita ambil," katanya.
Menurutnya polisi telah berkali-kali mengeluarkan tembakan peringatan agar warga membubarkan diri, namun warga malah melawan dengan melempari batu ke arah polisi.
Ia mengatakan, polisi terpaksa membubarkan massa karena pengendara hendak menyeberang ke Provinsi NTT guna merayakan Natal di kampung halamannya.
Arief menegaskan siap mempertanggungjawabkan tindakan pembubaran paksa tersebut karena sesuai prosedur.
Sementara itu, memasuki hari ke dua pascapembubaran paksa dan pembakaran fasilitas milik pemerintah di Kecamatan Lambu, suasana masih tegang di tiga desa yakni Desa Sumi, Rato dan Lambu.
Informasi yang dihimpun, warga di desa-desa tersebut masih mempersenjatai diri dengan senjata tajam seperti parang dan tombak, sementara polisi belum berani mendekati mereka dan hanya menjaga di luar desa untuk mengatisipasi bentrok susulan.
Bahkan polisi melarang masuk wartawan yang hendak meliput di desa tersebut. (atr)

Marsingo - Warga Bima Masih Blokir Jalan


Mataram, FaktaPos.com - Warga di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, masih memblokir jalan kecamatan, untuk membendung pergerakan polisi ke perkampungan mereka.
"Masih ada blokir jalan, karena terpengaruh isu yang menyatakan polisi akan merazia (sweeping), padahal tidak ada 'sweeping' dan itu hanya ulah provokator," kata Kabag Humas dan Protokoloer Setda Bima Aris Gunawan, yang dihubungi dari Mataram, Senin (26/12).
Ia membenarkan aksi blokade jalan kecamatan di wilayah Kecamatan Lambu itu, sudah berlangsung sejak Minggu (25/12) pagi, dan masih berlangsung hingga kini.
Namun, Pemkab Bima dan pihak-pihak terkait terus berupaya mengimbau agar tidak dilakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, apalagi tindakan anarkis seperti pengrusakkan kantor-kantor pemerintah, dan rumah pejabat.
"Imbauan terus dilakukan agar suasananya kondusif, dan polisi juga tengah berupaya mengejar pihak-pihak yang teridentifikasi sebagai provokator yang memperkeruh suasana," ujarnya.
Sehari sebelumnya, Delian Lubis, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Cabang Bima, yang dihubungi dari Mataram, mengatakan, warga masih trauma dengan tindakan represif polisi sehingga mempersiapkan diri untuk melawan.
Bahkan, warga Kecamatan Lambu masih melampiaskan kemarahan. Mereka mengamuk dan merubuhkan sisa bangunan kantor milik pemerintah yang dibakar saat polisi membubarkan paksa unjuk rasa disertai blokade jalan di Pelabuhan Sape, Sabtu (24/12) pagi.
Sejak Minggu (25/12) pagi, warga mengamuk dan merubuhkan kantor yang telah dibakar sehari sebelumnya. Warga yang membawa senjata tajam juga memblokir jalan, guna membendung pergerakan polisi karena beredar kabar, polisi akan menggelar "sweeping".
Warga memblokade jalan akses menuju Kecamatan Lambu, yang menghubungkan Lambu dengan Kecamatan Sape. Khusus di Kecamatan Lambu, warga berkonsentrasi di dua desa yakni Desa Rato dan Desa Suni.
"Kalau 'sweeping' benar digelar polisi, dipastikan ada upaya perlawanan. Kami bersama warga menyiapkan diri," ujar Lubis yang berada di Desa Rato.
LMND merupakan salah satu elemen yang turut serta dalam aksi unjuk rasa bersama warga di Pelabuhan Sape. Mereka menamakan diri Front Rakyat Anti Tambang (FRAT).
Mengenai sikap Pemerintah Kabupaten Bima terhadap tuntutan warga Kecamatan Lambu yakni pencabutan Izin Usaha Penambangan (IUP) yang terbitkan Bupati Bima Ferry Zulkarnaen kepada PT Sumber Mineral Nusantara (SMN), Aris mengatakan, Pemkab Bima masih tetap pada pendiriannya yakni tidak bisa mencabut izin tersebut.
Tetapi, Pemkab Bima tetap konsisten dengan janjinya untuk menerbitkan keputusan penghentian sementara usaha pertambangan itu, sebagaimana diungkapkan Bupati Bima saat bernegosiasi dengan pengunjuk rasa pada 23 Desember 2011 atau sehari sebelum upaya pembubaran paksa unjuk rasa tersebut.
"Belum ada celah hukum untuk menempuh langkah pencabutan izin itu, persepsi kami (Pemkab Bima) kalau dicabut maka akan menyalahi Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, sehingga hanya bisa dengan surat keputusan sementara," ujarnya.
PT SMN mengantongi IUP sejak 2008 yang kemudian diperbaharui dan dilakukan penyesuaian IUP tersebut oleh Pemerintah Kabupaten Bima pada 2010.
IUP itu bernomor 188/45/357/004/2010, PT SMN, yang mencakup areal tambang seluas 24.980 Hektare, yang mencakup wilayah kecamatan Lambu, Sape dan Langgudu. (atr)

Minggu, 25 Desember 2011

Kurs Jual Beli
USD9120.008870.00
SGD7115.306892.30
HKD1174.151140.05
EUR12196.1511835.15
GBP14153.0513712.05
JPY112.71108.52

Jumat, 23 Desember 2011

Marsinggo - Seperti Apa Rumah Mewah Nunun di Bangkok?

Senin, 19 Desember 2011 | 05:28 WIB TEMPO.CO, - Rumahku, surgaku. Prinsip itu rupanya juga dipegang oleh Nunun Nurbaetie, orang yang disangka membagikan uang suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Miranda S. Goeltom. Meski dalam pelarian, Nunun tetap tak bisa melepaskan gaya mewahnya. Itulah sebabnya saat bersembunyi di Bangkok, Thailand, dia memilih kompleks perumahan Aqua Divina Urbano. Ini semacam kawasan Menteng bagi Bangkok. Kawasan permukiman mewah ini jaraknya cuma 12 kilometer dari Bandar Udara Suvarnabhumi atau hanya 20 menit perjalanan. Letaknya di timur pusat Kota Bangkok, Thailand. Jika naik taksi dari bandara, ongkosnya amat murah untuk kelas kota besar. Hanya 100 baht atau setara dengan Rp 30 ribu. Kompleks perumahan Aqua Divina Urbano, permukiman di mana Nunun tinggal, adalah hunian eksklusif. Komplek elite itu berada di Distrik Saphan Sung. Distrik ini memang banyak dimanfaatkan pengembang properti mewah. Kawasan perumahan ini seluas 28 kilometer persegi. Di kompleks itu, Nunun tinggal di Jalan Nantawan 5. Layaknya perumahan mewah, penjagaan di kompleks Aqua Divina Urbano juga cukup ketat. Tiga petugas keamanan berpakaian putih-hitam tampak berjaga-jaga di pos penjagaan. Seluruh tamu yang masuk kompleks wajib lapor. Apalagi kendaraan umum seperti taksi. Bukan taksi pun, petugas penjaga di pos utama selalu memelototi setiap kendaraan yang masuk. Tak terkecuali Tempo, yang Kamis, 15 Desember 2011 lalu, sedang menyelidiki "surga" persembunyian Nunun sekaligus rumah terakhir sebelum polisi Thailand menjemputnya dan menyerahkannya ke KPK di atas pesawat Garuda GA 867. (Lihat: Beginilah Penangkapan Nunun di Bangkok Versi KPK) Nunun dibawa pulang ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 867 pada pukul 14.30 waktu Bangkok. Kemudian tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.45 WIB. Sempat menghuni salah satu sel di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Nunun dilarikan ke rumah sakit ketika mau diperiksa KPK. Bernomor 98/34, rumah yang ditinggali Nunun bergaya Mediterania dengan dominasi warna krem. Rumah itu terletak tak jauh dari gerbang utama, sekitar 300 meter. Bangunan dua lantai itu memiliki tiga kamar utama dan sebuah kamar pembantu. Garasinya bisa menampung dua mobil. Saat Tempo berkunjung, rumah seluas 79 wah persegi atau 316 meter persegi (1 wah persegi = 4 meter persegi) yang terletak paling ujung di deret kiri jalan buntu itu sunyi. Tak ada aktivitas. Pun juga tetangga kiri dan kanan. Pagarnya tertutup rapat-rapat. Sepeninggal Nunun, rumah tersebut dibiarkan melompong. Seorang penjaga tergopoh-gopoh menyusul Tempo. Setelah memarkir sepeda ontelnya, ia menghampiri. “Apakah Nunun Nurbaetie tinggal di sini?” tanya Tempo. “Who?” tanyanya. “Nunun Nurbaetie,” kata Tempo, seraya menyodorkan kertas bertuliskan nama tersangka suap cek pelawat itu. “No, no, no,” kata si petugas seraya mengibas-ngibaskan tangannya. Ditanya berulang-ulang, si petugas berkukuh tak mengetahui siapa pemilik atau penyewa rumah itu. Menolak menyebutkan siapa pemiliknya, seorang staf pemasaran perumahan yang berkantor di dekat pos penjagaan kedua juga mengaku tak tahu siapa penghuninya belakangan ini. Seorang petugas pemasaran perumahan di dekat pos II juga menggeleng waktu ditanya. Berdasarkan penelusuran Tempo di Thailand, rumah yang ditinggali Nunun disewa atas nama orang lain. Menurut sumber ini, si pengontrak adalah seorang pria kulit putih warga negara Amerika Serikat (Lihat: Pelindung Nunun Orang Amerika). Pria inilah yang melindungi Nunun selama hampir dua tahun ini. Sebulan lalu, pria pengusaha ini membawa Nunun ke rumah itu. Namun peruntungan Nunun agaknya sudah habis. Ia disergap polisi setempat di rumah 98/34 ketika sang pengusaha sedang tak mengawalnya. Siapa sebenarnya lelaki ini? Baca selengkapnya di majalah Tempo pekan ini. ANTON SEPTIAN (BANGKOK)

Minggu, 18 Desember 2011

Marsinggo - Iran Berbagi Rahasia AS dengan Rusia & China?

Nydailynews.com Oleh: Vina Ramitha Rabu, 14 Desember 2011 | 12:12 WIB INILAH.COM, Washington – Ada kemungkinan, Iran akan berbagai rahasia di balik pesawat mata-mata Amerika Serikat (AS) yang jatuh di wilayahnya dengan dua sekutu, Rusia dan China. Benarkah? Pemerintah AS, seperti dinyatakan Presiden Barack Obama, meminta Iran mengembalikan bangkai pesawat siluman mata-mata RQ-170 Sentinel yang jatuh di wilayah negara itu beberapa hari lalu. Iran telah menolaknya mentah-mentah. Banyak pakar mengkhawatirkan kemampuan Iran menggali informasi dari Sentinel. Menurut Pemimpin Redaksi Jane’s International Defence Review Nick Brown, Iran menguasai reverse engineering dan memiliki kapabilitas di luar perkiraan Barat, tanpa bantuan pihak asing. Namun, berbagi platform tersebut dengan negara-negara sekutunya, seperti Rusia dan China, memberi Iran kekuatan politik baru. Jika bicara tentang Iran, kata Brown, apa saja mungkin terjadi. “Secara teori, mereka bisa menyalin platform dasar Sentinel. Tapi, cara mengendalikan dan avioniknya yang membuat tiruan Iran nantinya berfungsi dengan baik atau tidak,” katanya. Periset senior Royal Services Institute Elizabeth Quintana berpendapat, semua teknologi tanpa awak akan amat penting bagi Iran, Rusia dan China. Seberapa bergunanya Sentinel, menurutnya, ditentukan apakah ada mekanisme self destruction atau tidak. “Dari cuplikan video, sepertinya Sentinel ditemukan utuh. Jadi, banyak informasi berharga yang bisa dikeruk. Saya tak tahu pasti kemampuan Irak. Tapi, saya rasa kita tak perlu bertanya tentang kemampuan Rusia dan China,” tandasnya. Meski tak menutup kemungkinannya, belum ada tanda-tanda Iran akan berbagi 'hadiah' ini dengan Rusia dan China. Namun yang jelas, mereka takkan mengembalikan Sentinel hingga puas 'bermain' dengannya

Rabu, 14 Desember 2011

Marsinggo - Dipimpin Jenderal, Lembaga Adat Lampung Ngadu ke DPR

AKARTA (Pos Kota) – Lembaga Adat Megoupak asal Lampung mendatangi Komisi III DPR RI untuk mengadukan peristiwa pembantaian warga sipil oleh aparat yang telah terjadi sejak tahun 2009 hingga saat ini.
Rombongan yang dipimpin juga purnawirawan TNI Mayjen Saurip Kadi terlihat melakukan rapat dengan Komisi Hukum DPR RI yang dipimpin oleh Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo. Kepada DPR RI mereka meminta keadilan hukum ditegakkan setegak-tegaknya, menindak aparat yang melakukan pembantaian.
“Mohon menjadi kepedulian wakil rakyat. Cara-cara mafia merampas hak warga sipil harus ditindak tegas, agar keadilan dapat ditegakkan setegak-tegaknya,” tegas Saurip Kadi di Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
Ketua Tim Advokasi Lembaga Adat Magoupak, Bob Hasan, menuturkan kronologis adanya pembantaian dan kekerasan sadis di Lampung. Diawali saat sebuah perusahaan bernama PT. SI milik warga negara Malaysia bernama BS alias Abeng bermaksud melakukan perluasan lahan. Tapi upaya PT. SI membuka lahan untuk menanam kelapa sawit dan karet selalu ditentang penduduk setempat dan terjadi sejak tahun 2003.
“Penduduk yang tadinya menanam sengon, albasia dan lainnya menolak kehadiran mereka,” terang Bob.
Menghadapi penolakan warga, selanjutnya PT SI membentuk PAM Swakarsa dengan dibekingi aparat kepolisian untuk mengusir penduduk. Justru pasca adanya PAM Swakarsa terjadilah beberapa pembantaian sadis dari tahun 2009 hingga 2011.
Kurang lebih 30 orang sudah menjadi korban pembantaian sadis dengan cara ditembak, disembelih dan disayat-sayat. Ratusan orang mengalami luka-luka, bahkan ada yang mengalami trauma berat.Hukum rimba terjadi di negara yang mengedepankan hukum di atas segala-galanya ini.
“Kejadian terjadi di Mesuji dan Sodong di Lampung paling ujung juga Tulang Bawang. Kalau penyembelihan itu terjadi awal Januari 2011, rincian korban 30 orang tewas sejak 2009-2011. Beberapa orang stres karena melihat anggota keluarganya dibantai di hadapannya,” tutur Bob.
Di depan Komisi III DPR RI, video pembantaian dipertontonkan dan membuat miris mereka yang menonton. Video itu terlihat gambar adanya pembantaian sadis. Beberapa korban dari masyarakat ada yang disembelih kepalanya kemudian tubuhnya digantung di tiang. Tak hanya itu, ada yang ditembak di kaki juga ke kepalanya. Tontonan mengerikan itu sempat menjadi pusat perhatian.
Anggota Komisi III DPR yang hadir terlihat takut dan enggan menonton video sampai rampung. “Sudah-sudah, ini mengerikan sekali,” ucap Anggota Komisi III DPR, Ahmad Yani seraya meminta video distop.
(prihandoko/sir)

Selasa, 13 Desember 2011

Marsinggo - Penusuk Kameramen TV One Ngaku Diperintahkan Jin

Laporan Wartawan Tribunnews.com : Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Entah apa yang ada di pikiran Adil Firmansyah. Tiba-tiba ia menyerang kru Apa Kabar malam TV One yang sedang shooting di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2011) sore sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat ditanya wartawan, mengenai maksudnya menyerang kru TV One dengan pisau dapur Adil malah menjawab ngelantur. Pria asal Cilacap tersebut tidak memberikan keterangan yang rasional.
"Saya disuruh sama Allah, jin saya yang menyuruh. Yang membela saya. One itu satu, satu itu Allah," katanya saat diamankan petugas di Wisma Nusantara.
Adil tampak seperti orang kesurupan, ia meloncat palang pintu keluar masuk kendaraan dari Wisma Nusantara dan langsung menyerang kru TV One secara membabi buta dengan menggunakan sebilah pisau dapur.
Andri (24) Pengarah Lapangan Apa Kabar Indonesia Malam menuturkan saat kejadian shooting sedang berlangsung. Ketika acara sedang diselingi iklan, tiba-tiba Adil masuk lewat portal depan.
"Ia melompati portal depan kemudian masuk. Lalu ia mengeluarkan pisau yang berada di dalam jaketnya," ucapnya
Adil pun langsung berteriak. "Diam lho semua, Allahuakbar," kata Andri menirukan kata-kata Adil.
Karena keadaan lantai yang licin, Adil pun sempat jatuh dan tasnya terlempar, tetapi Adil justru mengejar Dadang seorang kru supporting kameramen bernama Dadang hingga perut bagian kanannya terkena sabetan pisau.
"Saya kemudian masukin Grace Natalie (pembawa acara kabar Indonesia malam) ke dalam ruangan," tutur Andri.
Kemudian, pelaku yang masuk ke Wisma Nusantara melalui pintu depan, langsung dihadang Abdul seorang petugas keamanan dan perkelahian pun terjadi. Beruntung Dadang hanya terkena sabetan pisau Adil di celananya saja. "Dia (pelaku) jatuh, sehingga pisaunya lepas," ujarnya.
Akhirnya perlawanan pelaku berakhir, sehingga pria putih berambut panjang tersebut bisa diringkus kru TV One bersama petugas keamanan.

Marsinggo - President Obama, pt. 1

Marsinggo - Kenapa Sondang Hutagalung membakar diri ? - Otalapau

Kenapa Sondang Hutagalung membakar diri ? - Otalapau

Senin, 12 Desember 2011

Marsinggo - Majikan Meninggal, Kucing Dapat Warisan Rp 141 Miliar


REPUBLIKA.CO.ID, ROMA - Tommaso, kucing hitam berumur empat tahun, mungkin menjadi kucing terkaya di dunia. Kucing hitam asal Roma, Italia, ini mendapat warisan senilai 10 juta poundsterling atau sekitar Rp 141 miliar setelah majikannya meninggal.

Berdasar laman The Guardian, majikan Tommaso yang tidak disebutkan namanya itu meninggal dunia bulan lalu pada usia 94 tahun. Dalam wasiatnya, janda tidak beranak ini memerintahkan pengacaranya untuk memberikan seluruh propertinya kepada Tomasso. Properti sang majikan tersebar luas dari Milan di utara hingga Calabria di selatan.

Dalam wasiat bertanggal 26 November 2009 tersebut, janda dari pengusaha konstruksi ini juga memberikan mandat bagi pengacaranya untuk menunjuk yayasan pecinta binatang yang dapat menjaga Tommaso. Salah satu pengacara, Anna Orecchioni, kepada harian Il Messaggero mengatakan bahwa terdapat beberapa yayasan yang telah masuk kualifikasi.

Menurut hukum Italia, seekor binatang tidak dapat mewarisi harta majikannya. Untuk itu, janda ini mempercayakan pembantunya, Stefania, untuk mengurus kekayaannya. Ketika janda ini sakit-sakitan, Stefania membantunya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan rumah.

"Saya tidak tahu kalau signora sangat kaya, saya kadang-kadang pergi ke rumah signora sehingga kucing saya bisa bermain dengan Tommaso," kata Stefania.

Tommaso bukanlah kucing pertama yang mendapatkan harta warisan ratusan miliaran rupiah. Sebelumnya, pada tahun 1988, seekor kucing bernama Blackie di Inggris juga mewarisi harta majikannya senilai 9 juta poundsterling atau sekitar Rp 127 miliar.

Senin, 05 Desember 2011

Marsinggo - Bisakah Pimpinan Baru KPK diharapkan ?


Apakah pertanyaan itu penting ditanyakan ? Penting ,.pertanyaan itu perlu kita kemukakan , karena selama ini janji2 pimpinan KPK hanyalah lipservice belaka. Sama dengan janji2 politisi yang akan hilang ditelan waktu. Nah sekarang anak muda yg kelihatan gagah berani ini berjanji akan menuntaskan kasus2 besar seperti Centurygate, Nazaruddin, maupun kasus pajak.Tapi banyak pihak yang meragukan hal tersebut. Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Ucok Sky Khadafi menilai keterpilihan Abraham Samad sebagai ketua KPK yang baru, tidak akan membawa perubahan banyak dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.Malah Mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan tidak terlalu berharap dengan terpilihnya Abraham Samad. Bagir menilai realitas politik di Indonesia saat ini tidak kondusif dan akan menjadi tantangan terbesar pria asal Makassar, Sulawesi Selatan, itu dalam memimpin lembaga antikorupsi ini.Nah menurut kita juga begitu . Anak muda ini akan terbentur nanti pada tembok besar yg dia tak sanggup membongkarnya .Rezim sekarang yg berkuasa ini telah mengakar tunggang kemana-mana , tidak akan mungkin dicabut lagi.Kecuali terjadi revolusi rakyat yang akan membakar semua akar tunggang para koruptor , birokrator dan manipulator tersebut.

Minggu, 04 Desember 2011

Marsinggo - Analisis KEDATANGAN PRESIDEN OBAMA

hgbudiman.wordpress.com oleh: raishapanggabean Pada dasarnyakedatangan Barrack Obama ke Indonesia, dilandasi oleh keinginan negara AmerikaSerikat untuk meningkatkan kerjasamanya dengan Indonesia di berbagai bidanglain yang belum terjamah ataupun meningkatkan yang sudah ada. Poin-poin pidatoPresiden Obama tepatnya membahas kerjasama di enam bidang yaitu investasi, perdagangan, perekonomian, pendidikan,energi dan politik. Terdapatbeberapa pokok dalam ilmu politik yaitu kekuasaan, kepentingan, kebijaksanaandan budaya politik. Fenomena kedatangan Presiden Obama dalam rangkameningkatkan kerjasama Indonesia dan Amerika dapat dianalisis dari pokok-pokokini. Hal utama dalamilmu politik adalah kekuasaan. Tawaran kerjasama dari Amerika kepada Indonesiamemunculkan beberapa polemik. Ada beberapa pihak yang mencurigai kerjasama inihanya sebagai dalih Amerika dalam memperluas kekuasaaannya di Indonesia yangnantinya akan diwujudkan dengan memperbanyak perusahaan-perusahaan Amerika yangberoperasi di Indonesia. Mereka berpikir Amerika akan semakin mengekspoitasisumber daya Indonesia. Pengaruh Amerika akan semakin kuat disini sehinggaIndonesia akan dibentuk sesuai dengan kemauan Amerika. Namun pihak-pihak initidak memikirkan bahwa negara Indonesia penuh juga dengan politisi pintar yangbisa melakukan tawar-menawar yang baik untuk juga menguntungkan negara sehingganegara tidak dirugikan. Posisi Indonesia yang penting bagi Amerika membuatpengaruh Indonesia juga masuk kedalam pemerintahan Amerika. Tidak mungkinAmerika membuat kebijaksanaan yang menghancurkan Indonesia selama keduanyamasih saling ketergantungan. Pada segi kepentingan,kedua negara baik Indonesia maupun Amerika mempunyai kepentingan yang samasehingga memutuskan untuk membuat kerjasama. Pada bidang investasi misalnya,Indonesia membutuhkan pemasukan modal asing untuk membantu pembangunan diIndonesia. Amerika yang biasa menjadi pemodal asing akan menanamkan modalnyauntuk juga untuk memperkuat perekonomiannya. Pada kerjasama ini bukan hanya keuntungan dari segiperekonomian yang didapatkan oleh kedua negara. Keuntungan juga terjadi ketikaadanya interaksi antara masyrakat Indonesia dan amerika yang nantinya akansaling belajar dari kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kebijakanmerupakan hasil interaksi antara kekuasaan dan kepentingan dan biasanyaberbentuk perundang-undangan. Kerjasama ini berpengaruh juga pada kebijakanyang akan diambil nantinya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam bidangkerjasama antara Indonesia dan Amerika. Misalnya kebijakan dibidang perekonomian yang akan dilakukanoleh kedua negara ini. Tentunya kebijakan ekonomi yang dikeluarkan olehPresiden SBY tidak akan merugikan negaraAmerika sebagai patner-nya. Kondisiini juga akan terjadi sebaliknya. Budaya politikmengutamakan dimensi psikologis dari suatu sistem politik, yaitu sikap-sikap,sistem-sistem kepercayaan, simbol-simbol yang dimiliki oleh individu-individudan beroperasi di dalam seluruh masyakat serta harapan-harapannya. Di dalamfenomena kerjasama antara Indonesia dan Amerika ini, tidak hanya ditentukanoleh tujuan-tujuan yang didambakannya. Tapi juga merujuk pada harapan-harapanpolitik yang dimilikinya dan mengenai situasi politik. Misalnya harapan bahwa dalam kedatanganpresiden Obama ke Indonesia, situasi politik Indonesia semakin kuat dan stabil.Selain itu ada harapan juga bahwa dunia akan melihat Indonesia adalah negarayang aman sehingga masyarakat asing tidak ragu untuk datang. Secara tidaklangsung, kedatangan Presiden Obama juga membuka jalur pariwisata Indonesiasemakin luas. KedatanganPresiden Obama ke Indonesia juga membawa iklim pertemanan dengan komunitasmuslim terbesar didunia. Peredaman kecurigaan umat muslim beberapa waktu laluketika peristiwa hampir dibakarnya Al-Quran di Amerika juga terjadi dikunjungan ini. Secara langsung Presiden Obama menyatakan secara tegas bahwaAmerika menghaargai perbedaan keyakinan dan saling toleransi antar umatberagama. Penyampaianpidato Presiden Obama yang menyertakan nilai-nilai luhur bangsa Indonesiamembuat rakyat mulai membanding-bandingkan cara berpolitik Presiden SBY danPresiden Obama. Berdasarkan survey, kebanyakan rakyat Indonesia lebih menyukaicara Presiden Obama yang mengambil hati rakyat dengan berinteraksi secara langsungdengan rakyat, pidato yang ramah, tutur bahasa yang santun, penggunaan bahasayang sederhana dan humoris. Bila dibandingkan dengan cara berpolitik PresidenSBY yang cara berpidatonya cenderung ‘curhat’ dan tidak cepat tanggap dalammenangani masalah yang sedang berlangsung. Diharapkan ‘comparing’ ini bisamenjadi cambukan pemerintah untuk membenahi kehidupan politik bangsa Indonesia. Diterbitkan di: 02 Desember, 2011 Sumber: http://id.shvoong.com/law-and-politics/politics/2234957-analisis-kedatangan-presiden-obama-ke/#ixzz1fUJejWnZ